Logo Bloomberg Technoz

Adapun pada sektor mineral selain nikel, tembaga, bauksit dan besi-baja turut mencatat realisasi investasi yang dominan sepanjang Januari sampai dengan Juni 2025.

Investasi tembaga mencapai Rp40 triliun, bauksit mencapai Rp27,6 triliun dan besi-baja mencapai Rp21,5 triliun.

Sementara itu, investasi timah dan pasir silika masing-masing sebesar Rp3,5 triliun dan Rp1 triliun.

“Nikel merupakan salah satu komoditas utama hilirisasi yang mendukung peningkatan nilai tambah di dalam negeri,” dikutip dari lampiran pidato.

Di sisi lain, pemerintah turut mencatat kapasitas produksi olahan nikel domestik meningkat menjadi 36,96 juta ton per tahun sepanjang semester I-2025.

“Kapasitas produksi industri olahan nikel meningkat dari 30,47 juta ton per tahun pada 2023 menjadi 36,96 juta ton per tahun pada semester I-2025,” dikutip dari lampiran pidato.

Selain itu, pemerintah mencatat, sebanyak 55 industri pirometalurgi telah beroperasi dan menghasilkan nikel kelas 2 di antaranya NPI, FENI dan nickel matte, di mana 6 di antaranya telah memproduksi stainless steel slab/coil.

Sementara itu, sebanyak 7 industri hidrometalurgi telah mempu menghasilkan mixed hydroxide precipitate (MHP) dari bijih nikel kadar rendah.

(naw)

No more pages