Logo Bloomberg Technoz

Prabowo Minta RI Putus Ketergantungan Impor

Mis Fransiska Dewi
15 August 2025 14:40

Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato kenegaraan pada sidang tahunan MPR di Gedung DPR/MPR, Jumat (15/8/2025). (Youtube Setpres)
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato kenegaraan pada sidang tahunan MPR di Gedung DPR/MPR, Jumat (15/8/2025). (Youtube Setpres)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta para pembantunya untuk bekerja keras agar memutus ketergantungan pada impor pangan dengan membuka jutaan hektar sawah baru. 

“Tidak ada negara yang kuat yang tidak mampu memproduksi pangannya sendiri. Oleh karena itu pemerintah yang saya pimpin bekerja keras untuk memutus ketergantungan pada impor dengan membuka jutaan hektar sawah baru,” kata Prabowo dalam pidato tahunan di Rapat MPR/DPR RI, Jumat (15/8/2025).

Prabowo menyebut di sejumlah wilayah Indonesia seperti Sumatera, Kalimantan Tengah, hingga Papua sudah melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi lahan pertanian.


Dalam kaitan itu, Kepala Negara menyebut jika pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produksi pertanian seperti memberikan bantuan alat pertanian kepada petani dan telah meningkatkan pembelian gabah menjadi seharga Rp6.500 agar petani menikmati keuntungan yang berarti. 

Prabowo juga menuturkan saat ini Indonesia telah surplus dalam memproduksi beras. Stok cadangan beras beras saat ini mencapai lebih dari 4 juta ton.