Ekonomi China Melambat di Juli, Produksi dan Penjualan Ritel Lesu
News
15 August 2025 12:15

Bloomberg News
Bloomberg, Ekonomi China melambat di hampir semua sektor pada Juli, dengan aktivitas pabrik dan penjualan ritel di bawah ekspektasi. Kondisi ini mengindikasikan bahwa negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu mulai kehilangan momentum pada kuartal ketiga.
Data Biro Statistik Nasional (NBS) yang dirilis Jumat (15/8) menunjukkan produksi pabrik dan tambang naik 5,7% dibanding Juli tahun lalu—laju pertumbuhan paling rendah sejak November. Angka ini melambat dari kenaikan 6,8% pada Juni dan di bawah proyeksi ekonom yang disurvei Bloomberg sebesar 6%.
Penjualan ritel hanya tumbuh 3,7% secara tahunan, terendah tahun ini, dibanding 4,8% pada bulan sebelumnya. Investasi aset tetap selama tujuh bulan pertama tahun ini juga melambat menjadi 1,6%, seiring kontraksi di sektor properti yang makin dalam. Tingkat pengangguran perkotaan tercatat naik menjadi 5,2%, lebih buruk dari perkiraan.
“Ekonomi China mampu mengatasi berbagai faktor negatif, termasuk lingkungan eksternal yang kompleks dan cepat berubah, serta cuaca ekstrem di dalam negeri, dan tetap menunjukkan kemajuan di tengah stabilitas,” kata NBS dalam pernyataan resminya. “Ekonomi menunjukkan ketahanan dan vitalitas yang relatif kuat.”































