Ekonomi RI Tumbuh 5,12% tapi Mengapa 'Makan Tabungan' Berlanjut?
Redaksi
08 August 2025 14:58

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kondisi penghasilan masyarakat Indonesia melemah pada Juli ketika pengeluaran untuk konsumsi dan pembayaran utang meningkat, menekan alokasi tabungan, di tengah melesatnya inflasi harga barang kebutuhan pokok juga lonjakan inflasi pendidikan.
Konsumen menilai kondisi ekonomi saat ini lebih buruk dibanding enam bulan silam akibat penurunan kondisi penghasilan tersebut yang menurunkan ekspektasi akan perbaikan kegiatan usaha ke depan. Hal itu terungkap dalam laporan terbaru Survei Konsumen edisi Juli yang dilansir oleh Bank Indonesia hari ini, Jumat (8/8/2025).
Pada Juli, Indeks Penghasilan Saat Ini terpangkas ke level 117,8, terendah sejak Februari 2024. Penurunan indeks terutama dicatat oleh konsumen dengan kelas pengeluaran menengah, yakni antara Rp2,1 juta hingga Rp5 juta per orang per bulan.
Sedangkan rasio tabungan yang mengukur alokasi pendapatan yang ditabung oleh konsumen, jatuh ke level terendah lagi yakni 13,7%, lebih rendah ketimbang masa pandemi ketika perekonomian terbekap resesi.
Konsumen mencatat kenaikan pengeluaran untuk konsumsi ke level tertinggi sejak Oktober 2024, yakni 75,4%, kemungkinan karena berlangsungnya musim liburan dan dimulainya Tahun Ajaran Baru anak sekolah. Pada saat yang sama, pengeluaran untuk membayar cicilan utang juga naik ke posisi tertinggi dalam tujuh bulan yaitu 10,9%.































