Logo Bloomberg Technoz

Stafsus Wapres Bantah RI Jajaki Bitcoin sebagai Cadangan Nasional

Redaksi
07 August 2025 18:44

Ilustrasi aset digital Bitcoin. (Bloomberg)
Ilustrasi aset digital Bitcoin. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Staf Khusus Wakil Presiden, Achmad Adhitya, mengakui dirinya sempat menerima audiensi komunitas Bitcoin Indonesia. Namun dia membantah bahwa tak ada pembahasan soal pemerintah Indonesia mulai menjajaki Bitcoin (BTC) sebagai aset cadangan nasional. 

“Saya tidak berdiskusi tentang cadangan devisa menggunakan Bitcoin, tapi bagaimana mengedukasi masyarakat tentang Bitcoin,” kata Adhitya saat dikonfirmasi Bloomberg Technoz, Kamis (7/8/2025).

“Saya segera meminta klarifikasi kepada Bitcoin Indonesia untuk memberikan penjelasan yang benar dan menghindari kesalahpahaman publik,” ujar Stafsus Wapres Gibran Rakabuming Raka tersebut. 


Adhitya menerangkan bahwa dalam pertemuan yang terjadi pada Senin 4 Agustus lalu tersebut Bitcoin Indonesia memaparkan tentang sejarah, kegunaan, dan tantangan aset kripto paling berharga dunia tersebut ke depan. Komunitas tersebut memberikan perbandingan bagaimana Bitcoin digunakan di beberapa negara lain dan membantu perekonomian negara.

Sebelumnya Bitcoin Indonesia mengeklaim telah diundang oleh Kantor Wakil Presiden untuk mempresentasikan terkait BTC. Mereka juga sempat menyebut Pemerintah RI tengah menjajaki aset kripto yang paling terkenal itu menjadi cadangan nasional.