“Indonesia sedang menjajaki Bitcoin sebagai cadangan nasional. Kami diundang ke kantor Wakil Presiden untuk mempresentasikan bagaimana Bitcoin dapat menguntungkan negara,” tulis Bitcoin Indonesia lewat unggahan akun resminya di platform X, @bitcoinindo21, Selasa (5/8/2025).
BIG NEWS: ?? Indonesia is exploring Bitcoin as a national reserve.
— Bitcoin Indonesia (@bitcoinindo21) August 5, 2025
We were invited to the Vice President’s office to present how Bitcoin could benefit the country.
What we discussed could shape the future of Indonesia’s economic strategy. ?? pic.twitter.com/QGKgGRRgEU
Dalam unggahan yang sama, Bitcoin Indonesia menyebut bahwa apa yang diskusikan dalam pertemuan itu bisa membentuk masa depan strategi ekonomi Indonesia. Namun, mereka tak mengungkapkan waktu pertemuan itu terjadi.
Keesokan harinya, Rabu (6/8/2025) Bitcoin Indonesia mengklarifikasi bahwa mereka hanya melakukan presentasi serta ada diskusi terbuka soal bagaimana BTC bisa bermanfaat bagi Tanah Air. Komunitas tersebut pun menegaskan tak ada diskusi khusus terkait penggunaan Bitcoin menjadi cadangan nasional.
Hal itu mereka lakukan karena unggahan sebelumnya dinilai menarik banyak perhatian. “Tidak ada diskusi khusus tentang penggunaan Bitcoin sebagai cadangan nasional. Ini merupakan langkah yang menarik, tetapi masih dalam tahap awal,” kata Bitcoin Indonesia.
Dalam penyataan lanjutan yang Bloomberg Technoz terima co-founder Bitcoin Indonesia, Dimas Surya Alfaruq menyatkaan “kami berkesempatan beraudiensi dengan Stafsus Wapres dan memberikan masukan tentang pemanfaatan bitcoin di Indonesia. Kami melihat Bitcoin bisa menjadi salah satu solusi buat bangsa kedepan.”
“Stafsus Wapres menyambut baik dan meminta diskusi lebih lanjut terkait peluang bitcoin kedepan.”
*) Artikel ini mendapat pembaruan lewat pernyataan dari Dimas Surya Alfaruq.
(far/wep)






























