Ekonomi Tumbuh 5,1%, Konsumsi Masih Naik Meski Daya Beli Lesu
Redaksi
06 August 2025 12:34

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2025 tercatat 5,12% dengan kontribusi terbesar masih datang dari konsumsi rumah tangga. Ekonom senior dan Tenaga Ahli Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Fithra Faisal menilai capaian ini menandakan perbaikan meski daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih.
“Kontributor terbesar masih konsumsi, 54% lebih, dan pertumbuhannya lumayan bagus 4,97% dibandingkan kuartal I yang 4,89%. Ini lumayan lah. Artinya memang dari satu sisi memang ini masih di bawah pertumbuhan ekonomi, pelemahan atau daya beli yang belum terlalu kuat itu masih kelihatan,” ujar Fithra kepada media, Rabu (6/8).
Meski demikian, ia menegaskan adanya tren positif. “Trajektorinya lebih baik dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Artinya efek dari stimulus ke disposable income itu kerasa,” jelasnya.
Fithra menggambarkan fenomena di lapangan dengan istilah yang dekat dengan masyarakat yaitu Rojali (rombongan jarang beli) dan Rohana (rombongan hanya nanya). “Rojali, Rohana yang rombongan hanya lihat-lihat, rombongan hanya nanya-nanya di mall. Sebenarnya ini tidak menunjukkan pelemahan yang sangat signifikan dari daya beli karena memang ada aktivitas switching ya, karena di sektor e-commerce juga meningkat datanya,” katanya.
Menurutnya, meskipun konsumsi masih di bawah 5%, arah perbaikannya jelas terlihat. “Belum terlalu robust, tapi setidaknya kalau kita lihat dari sisi konsumsi itu ada trajektori yang meningkat meskipun masih suboptimal, yaitu 4,97%,” ujarnya.






























