Secara total, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2025 lebih tinggi dibandingkan dari kuartal sebelumnya yang hanya tumbuh 4,87%, sekaligus melampaui konsensus Bloomberg yang melibatkan 27 ekonom menghasilkan median sebesar 4,8%.
Dari sisi kontribusinya, Jawa masih jadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 56,94% dari total PDB, diikuti Sumatera diposisi kedua dengan andil sebesar 22,20%. Posisi selanjutnya ada Kalimantan (8,09%); Sulawesi (7,32%; Maluku dan Papua (2,73%; dan Bali Nusra (2,83%.
Dari sisi lapangan usaha, PDB dikontribusikan oleh industri pengolahan dengan porsi sebesar 18,67% atau naik 5,86%. Kemudian ada pertanian dengan porsi 13,83% yang juga tumbuh 1,65%, diikuti industri perdagangan dan konstruksi yang masing-masing berkontribusi 13,02% dan 9,48% dengan pertumbuhan 5,37% dan 4,98%.
(lav)




























