Logo Bloomberg Technoz

"Sementara, kredit UMKM [usaha mikro, kecil, dan menengah] tumbuh sebesar 2,18% di tengah upaya perbankan yang berfokus pada pemulihan kualitas kredit UMKM," tutur Dian.

Dari sisi sektornya, penyaluran kredit terbesar masih ditempati oleh pertambangan dan penggalian yang tumbuh double digit mencapai 20,69% secara tahunan. Sektor jasa tercatat juga tumbuh 19,17%, diikuti sektor transportasi dan komunikasi yang tumbuh 17,94%, serta listrik, gas, dan air sebesar 11,23%.

Dari sisi permodalan, rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) per Juni 2025 tercatat sebesar 25,81%, turun tipis dari bulan sebelumnya yang masih sebesar 25,48%. Tetapi,  rasio ini masih berada jauh di atas ambang batas minimum yang ditetapkan regulator.

Di sisi lain, risiko kredit dan likuiditas dinilai tetap terkendali, yang tecermin dari rasio net interest margin (NIM) per Juni 2025 yang tercatat di level 4,48%, atau naik tipis dari bulan sebelumnya yang berada di level 4,45%. Namun secara tahunan, posisi ini masih lebih rendah dibandingkan NIM Juni 2024 lalu yang masih mencapai 4,57%.

(lav)

No more pages