Harga Minyak Naik usai AS Perketat Sanksi Iran dan Tekan India
News
31 July 2025 08:40

Rong Wei Neo - Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak mentah bergerak stabil setelah sebelumnya ditutup pada level tertinggi dalam hampir enam pekan. Kenaikan ini terjadi di tengah ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menghukum India atas pembelian minyak Rusia, serta langkah pemerintahan AS yang memperketat sanksi terhadap pasokan dari Iran.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di atas level US$70 per barel setelah mencatat lonjakan lebih dari 7% sepanjang pekan ini. Sementara itu, Brent ditutup mendekati US$73 pada Rabu (30/7). Trump menyatakan akan mengenakan tarif atas ekspor India serta hukuman atas pembelian energi negara tersebut dari Rusia. Namun, ia kemudian menambahkan bahwa kedua negara masih dalam tahap negosiasi.
Di sisi lain, AS memberlakukan sanksi paling luas terkait Iran dalam tujuh tahun terakhir. Kebijakan terhadap Teheran dan India ini memicu kekhawatiran akan pengetatan pasokan minyak global dan dampaknya terhadap produk turunan seperti solar. Sejauh ini, harga minyak berada di jalur kenaikan bulanan terbesar sejak September 2023.
Pasar kini mencermati tenggat waktu 1 Agustus yang ditetapkan AS untuk menyelesaikan sejumlah perjanjian dagang tambahan. Trump juga mengumumkan tarif baru sebesar 15% terhadap barang-barang asal Korea Selatan. Sementara itu, OPEC+ dijadwalkan menggelar pertemuan akhir pekan ini untuk menentukan kebijakan pasokan pada bulan September, dengan sebagian besar analis memperkirakan adanya kenaikan produksi yang signifikan.
































