Logo Bloomberg Technoz

Eskalasi bentrokan pada Kamis, yang meliputi serangan udara Thailand terhadap pangkalan militer Kamboja menggunakan jet tempur F-16 dan serangan Phnom Penh terhadap kawasan sipil di Thailand, meletup setelah bentrokan perbatasan selama berbulan-bulan juga mendorong koalisi pemerintahan Thailand ke ambang kehancuran.

Saham Thailand dan baht melemah selama dua hari beruntun. Baht turun 0,2% menjadi 32,33 per dolar, sejalan dengan mata uang regional lainnya, sementara indeks saham acuan tergelincir hingga 0,6%.

Pertempuran ini menuai kecaman dari para pemimpin dunia, di mana AS menyatakan keprihatinan yang mendalam.

"Amerika Serikat mendesak segera menghentikan permusuhan, lindungi warga sipil, dan selesaikan konflik secara damai," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Tommy Pigott kepada wartawan di Washington pada Kamis (24/7/2025) waktu setempat.

(bbn)

No more pages