Di hari pertama perdagangan, saham MERI melonjak 34,38% ke level Rp172 per saham dan terus menembus auto rejection atas (ARA) hingga beberapa hari berturut-turut. Namun reli tersebut tak bertahan lama. Pada perdagangan hari ini dan kemarin, saham MERI mulai terkoreksi tajam dan tergelincir ke zona ARB.
Sebelum terkoreksi, Bursa Efek Indonesia sempat mensuspensi saham MERI di pasar tunai dan pasar reguler akibat volatilitas yang dinilai tidak wajar.
(art/roy)
No more pages



























