Formula ini akan menjadi perubahan yang jauh lebih moderat dalam hubungan perdagangan daripada tarif 35% secara menyeluruh, dan akan mempertahankan pengecualian untuk sektor-sektor yang terintegrasi erat seperti industri otomotif.
Namun, surat ini menunjukkan Trump berniat meningkatkan, alih-alih mengurangi, perang dagangnya dengan negara tetangga utara AS itu—yang pernah ia sebut secara terbuka agar mempertimbangkan untuk menjadi negara bagian ke-51—meski pejabat Kanada telah berupaya keras untuk mencapai kesepakatan.
Dolar AS menguat 0,6% terhadap dolar Kanada setelah Trump mengunggah surat tersebut di akun media sosialnya.
Pada saat yang sama, Trump juga mengatakan kepada NBC News bahwa ia mengincar tarif universal sebesar 15% hingga 20% untuk sebagian besar mitra dagang, tetapi besaran tarif pastinya sedang digodok. Tarif universal saat ini ialah 10%.
Secara keseluruhan, langkah-langkah ini tidak menunjukkan kemunduran kebijakan ekonomi andalannya. Kepada NBC, Trump menyebut pasar saham AS baru-baru ini mengalami reli, meski ia berencana memberlakukan tarif lebih tinggi pada mitra dagang utama, yang akan dimulai beberapa pekan lagi.
Kontrak berjangka saham AS anjlok, sedangkan dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya di pasar Asia. Dolar Kanada memimpin pelemahan di antara mata uang G-10, diikuti dolar Australia dan Selandia Baru yang sensitif terhadap risiko karena kekhawatiran bahwa gangguan perdagangan lebih lanjut dapat berdampak buruk pada pertumbuhan global.
Trump menghabiskan pekan ini dengan mengirim surat kepada mitra dagang, memberi tahu mereka tentang tarif baru yang akan berlaku pada 1 Agustus jika mereka tidak bisa menegosiasikan syarat yang lebih baik. Surat kepada anggota Uni Eropa juga diperkirakan segera dikirim.
Pengumuman Trump mengenai Kanada muncul setelah para pejabat di Ottawa pekan ini bergerak untuk mengecam rencana AS mengenakan tarif impor 50% untuk tembaga.
"Kami menunggu detail keputusan ini dari Gedung Putih dan presiden, tetapi kami akan melawannya, titik," kata Menteri Perindustrian Kanada Melanie Joly pada Kamis pagi.
Perundingan antara AS dan Kanada sudah menunjukkan tanda-tanda ketegangan. Bulan lalu, Trump menghentikan sementara negosiasi setelah Kanada mulai memajaki layanan digital, tetapi kemudian membatalkan inisiatif tersebut.
Meski sebagian besar ekspor Kanada terlindungi dari tarif Trump berkat perjanjian perdagangan yang dikenal sebagai USMCA, Presiden AS telah mengenakan tarif 25% pada banyak barang dengan alasan ancaman fentanil.
Data dari Pemerintah AS menunjukkan bahwa sangat sedikit obat adiktif ini yang diperdagangkan melintasi perbatasan AS-Kanada. Logam, termasuk baja dan aluminium, sudah dikenai tarif 50%.
Trump mengakui akan "mempertimbangkan penyesuaian terhadap surat ini" jika Kanada bekerja sama dengannya untuk menghentikan aliran fentanil. Namun, ia mengkritik otoritas Kanada atas tarif saat ini terhadap produk susu AS dan menuding Kanada telah "membalas AS secara finansial."
(bbn)
































