Keputusan Trump untuk melanjutkan bantuan militer kepada Ukraina mengakhiri jeda pengiriman yang sebelumnya diberlakukan oleh Pentagon.
“Dia [Putin] telah membunuh terlalu banyak orang, jadi kami mengirim beberapa senjata pertahanan ke Ukraina dan saya sudah menyetujuinya,” ujar Trump dalam rapat kabinet, Selasa (8/7).
Dalam pertemuan yang sama, Trump juga menyatakan sedang mempertimbangkan serius rancangan undang-undang yang diajukan di Senat AS, yang berisi sanksi berat terhadap Rusia dan negara-negara yang membeli minyak, gas alam, serta produk uranium dari Negeri Beruang Merah itu.
Otoritas setempat di berbagai wilayah Ukraina melaporkan bahwa serangan hari Rabu menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur sipil, fasilitas penyimpanan komersial, dan kendaraan pribadi.
Militer Polandia menyatakan pihaknya sempat mengerahkan jet tempur sebagai respons atas serangan besar-besaran Rusia tersebut, sebagaimana disampaikan melalui unggahan di platform X.
(bbn)






























