Secara terpisah, data dari Asosiasi Besi dan Baja China (CISA) menunjukkan stok bijih besi di pabrik baja besar turun hampir 5% menjadi 15,5 juta ton pada akhir Juni dibandingkan pertengahan bulan.
Namun, volume tersebut masih sekitar 5% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kontrak bijih besi di Bursa Singapura pagi ini bergerak mendatar di level US$95,20 per ton pada pukul 09.08 waktu setempat.
Sementara itu, harga kontrak berdenominasi yuan di Bursa Dalian turut melemah. Kontrak baja rebar dan hot-rolled coil di Shanghai juga mengalami penurunan.
Di sisi lain, sebagian besar harga logam dasar di London Metal Exchange (LME) diperdagangkan lebih rendah, dengan tembaga turun 0,3%, sementara aluminium stagnan.
(bbn)
No more pages































