Logo Bloomberg Technoz

Ekspor RI ke China, AS dan India Masih Jadi yang Terbesar

Dovana Hasiana
01 July 2025 11:29

Petugas mengecek mobil Toyota Avanza yang akan diekspor di IPCC Terminal Kendaraan, Jumat, (12/7/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Petugas mengecek mobil Toyota Avanza yang akan diekspor di IPCC Terminal Kendaraan, Jumat, (12/7/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kinerja ekspor Indonesia dari sektor nonmigas selama Januari hingga Mei 2025 banyak menyasar ke China, Amerika Serikat dan India.

Badan Pusat Statistik (BPS) dalam konferensi pers hari ini (1/7/2025) di Jakarta, mengungkapkan, ekspor nonmigas untuk negara tujuan utama tersebut mencapai 41,16% dari total ekspor nonmigas RI selama periode lima bulan pertama tahun ini.

Nilai ekspor nonmigas ke China mencapai US$ 24,25 miliar terutama komoditas besi, baja, bahan bakar mineral dan nikel. "Besi dan baja penambahan nilai ekspor nonmigas ke China tertinggi secara c-to-c naik US$ 1,05 miliar," jelas Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini.


Sementara ekspor nonmigas ke AS mencapai US$ 12,11 miliar, terdiri atas mesin dan perlengkapan elektronik, alas kaki dan pakaian serta aksesori rajutan. Mesin dan perlengkapan elektrik mencatat penambahan nilai ekspor tertinggi dengan kenaikan US$ 541,45 juta.

Adapun ke India, nilai ekspor nonmigas Indonesia mencapai US$ 7,28 miliar terdiri atas komoditas bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewani/nabati juga besi dan baja. "Penurunan terdalam ke India secara c-to-c adalah bahan bakar mineral yang turun," jelas Pudji.

Artikel Terkait