Sebaliknya, berdasarkan data yang diterima Kemenhub dari Barindo (Board of Airline Representatives Indonesia), terdapat beberapa penerbangan asing yang beroperasi dari dan ke Indonesia yang terdampak akibat perang Iran-Israel. meski tak memerinci penerbangan mana saja.
"Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus memonitor dan melakukan koordinasi erat dengan AirNav Indonesia, maskapai nasional, serta otoritas penerbangan sipil negara-negara terkait untuk memastikan keselamatan dan kelancaran penerbangan, khususnya yang melintasi wilayah udara Timur Tengah."
Selain Indonesia, sejumlah maskapai negar alain memang belakangan memutuskan membatalkan penerbangannya ke wilayah timur tengah, sebagai langkah mitigasi konflik.
Maskapai British Airways dan Singapore Airlines, misalnya, melakukan pembatalan penerbangan ke wilayah Teluk Persia usai serangan udara Amerika Serikat terhadap tiga fasilitas nuklir Iran pada akhir pekan lalu.
Teranyar, Air India Ltd. juga turut menangguhkan sejumlah penerbangan di sebagian besar jaringan internasionalnya. Maskapai telah menghentikan semua penerbangan ke dan dari Eropa, pantai timur Amerika Utara, dan Timur Tengah, katanya dalam sebuah posting di X.
Beberapa penerbangan yang menuju India juga terpaksa kembali ke titik asal mereka atau sedang dialihkan, katanya.
(ell)






























