Akan tetapi, IKK Mei jauh lebih rendah ketimbang April yang ada di 121,7. IKK di 117,5 juga menjadi yang terendah sejak September 2022 atau hampir 3 tahun.
Indeks Ekonomi Saat Ini (IKE) berada di 106 pada Mei. Jauh lebih rendah dibandingkan April yang sebesar 113,7.
Sementara Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Mei ada di 129. Juga jauh lebih rendah dari posisi April yang sebesar 129,8.
Saham–saham teknologi, saham infrastruktur, dan saham konsumen primer sementara ini jadi yang paling dalam melemahnya. Sementara itu, saham-saham transportasi mengalami penguatan.
Tertekannya pada saham teknologi didukung oleh pelemahan harga saham PT Multipolar TechnologyMultipolar Technology Tbk (MLPT) yang melemah 8,33%, dan saham PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI) yang turun 5,11%. Serta saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terdepresiasi 1,47%.
Sejumlah saham konsumen primer juga menjadi pendorong pelemahan IHSG ialah, saham PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) yang drop 3,38%, saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) ambles 2,94% dan saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun 2,78%.
Saham konsumen primer juga anjlok dan jadi pemberat, saham PT Multipolar Tbk (MLPL) drop 2,75%, saham PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) melemah 2,64%. Saham PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) terjungkal 2,54%.
Sama halnya, saham PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) jatuh 2,48%, saham PT Kino Indonesia Tbk (KINO) ambles 2,16% terutama saham PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) drop 1,76%.
(fad/aji)


























