Kenaikan IHSG yang begitu percaya tinggi merupakan efek secara langsung dari melesatnya sejumlah saham Big Caps.
Berikut diantaranya berdasarkan data Bloomberg, Selasa (10/6/2025).
- Chandra Asri Pacific (TPIA) menyumbang 21,52 poin
- Bank Mandiri (BMRI) menyumbang 15,49 poin
- Barito Renewables Energy (BREN) menyumbang 14,33 poin
- Bank Central Asia (BBCA) menyumbang 11,99 poin
- GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) menyumbang 10,88 poin
- Telkom Indonesia (TLKM) menyumbang 8,03 poin
- Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menyumbang 7,68 poin
- Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) menyumbang 4,14 poin
- Bank Negara Indonesia (BBNI) menyumbang 3,62 poin
- Amman Mineral Internasional (AMMN) menyumbang 3,17 poin
Adapun saham-saham teknologi lainnya juga jadi pendorong laju melesatnya IHSG, saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) melesat dengan kenaikan 19,9%, dan saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) juga melesat di zona hijau dengan menguat 7,1%.
Adapun saham-saham transportasi juga jadi penopang IHSG, saham PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) melesat 34,7%, saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) menguat 12,7%, dan saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) juga menguat dengan terapresiasi 9,22%.
Disusul oleh penguatan saham energi, saham PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) yang menguat 22,9%, saham PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) melesat 20,5%, dan saham PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) yang mencetak penguatan 14,2%.
(fad)



























