Harga Minyak Turun usai Laporan Stok AS Naik Tajam
News
15 May 2025 07:10

Rob Verdonck - Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak dunia kembali melemah untuk hari kedua berturut-turut setelah laporan pemerintah Amerika Serikat (AS) menunjukkan lonjakan persediaan minyak mentah mingguan terbesar sejak Maret.
Minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) turun di bawah level US$63 per barel setelah terkoreksi 0,8% pada Rabu (14/5/2025)), sementara minyak Brent ditutup mendekati US$66 per barel. Berdasarkan data dari Badan Informasi Energi (EIA) AS, persediaan minyak mentah AS naik sebesar 3,45 juta barel pada pekan lalu.
Pelemahan ini terjadi setelah reli harga selama empat hari sebelumnya yang sempat mendorong harga minyak naik hampir 10%. Kenaikan itu dipicu oleh meredanya perang dagang antara China dan AS serta pernyataan keras Donald Trump terkait pasokan minyak dari Iran.
Meskipun demikian, harga minyak secara keseluruhan masih mencatat penurunan sepanjang tahun 2025. Para produsen di AS juga tidak berharap akan terjadi perubahan signifikan hingga akhir tahun, seiring Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya memulai proses yang telah lama tertunda untuk mengaktifkan kembali pasokan yang dihentikan sejak 2022.

































