Direktur Niaga Pelita Air, Asa Perkasa, menjelaskan bahwa penerbangan bukan hanya sarana transportasi, tetapi juga dapat menjadi media untuk mengenalkan budaya Indonesia.
“Kami berupaya menghadirkan penerbangan yang tidak hanya aman, nyaman dan tepat waktu, tetapi juga memberikan nilai tambah lewat penyajian kuliner Nusantara sebagai bagian dari upaya memperkenalkan budaya Indonesia kepada para duta besar mancanegara," kata Asa.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menambahkan bahwa partisipasi Pelita Air dalam IGS 2025 mencerminkan kontribusi Pertamina Group dalam memperkuat diplomasi budaya.
“Sebagai bagian dari Pertamina Group, Pelita Air tidak hanya menjalankan peran strategis dalam sektor transportasi udara, tetapi juga turut mendukung misi diplomasi budaya Indonesia. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus memberikan kontribusi positif bagi negara, tidak hanya melalui energi, tetapi juga melalui penguatan citra Indonesia di mata dunia," tutup Fadjar.
(tim)






























