Logo Bloomberg Technoz

Selain itu, bankir di Credit Suisse juga memalsukan catatan, memproses dokumen donasi fiktif, dan melayani lebih dari US$1 miliar dalam rekening tanpa dokumentasi kepatuhan pajak. Atas tindakan itu, Credit Suisse dinyatakan melakukan kejahatan baru dan melanggar perjanjian pembelaan Mei 2014 dengan AS.

Diketahui antara tahun 2014 dan Juni 2023, Credit Suisse AG Singapura memegang rekening yang tidak diketahui milik warga AS dengan total aset senilai lebih dari US$2 miliar. Perusahaan itu dinyatakan gagal mengidentifikasi pemilik sebenarnya dari akun dan gagal melakukan penyelidikan yang memadai atas indikasi AS dalam akun rekening tersebut.

Pada tahun 2023, selama pasca-penggabungan UBS AG Singapura dan Credit Suisse AG Singapura, UBS menyadari adanya akun yang disimpan di Credit Suisse AG Singapura yang diduga milik warga AS yang tidak dideklarasikan.

UBS lalu membekukan sejumlah akun, secara sukarela mengungkap informasi tentang akun yang diidentifikasi tersebut kepada DOJ, dan bekerja sama dengan menginvestigasi akun yang diidentifikasi tersebut.

Credit Suisse dan UBS diharuskan bekerja sama sepenuhnya dalam penyelidikan yang sedang berlangsung dan secara tegas mengungkapkan informasi apa pun yang mungkin ditemukannya nanti mengenai akun terkait AS. 

(ros/roy)

No more pages