Pada 2024, pertumbuhan PMTB memang paling rendah pada kuartal I. Pertumbuhannya mengalami peningkatan pada kuartal-kuartal selanjutnya.
Amalia mengatakan subkomponen PMTB yang tumbuh positif adalah mesin dan perlengkapan yakni 7,95% (yoy) pada kuartal I-2025, dibandingkan dengan kuartal I-2024 sebesar 2,93% (yoy). Selain itu, produk kekayaan intelektual tumbuh 6,2% (yoy) pada kuartal I-2025 dibandingkan dengan 5,15% (yoy) pada periode yang sama tahun sebelumnya. Terakhir, kendaraan tumbuh 1,73% (yoy) pada kuartal I-2025 dibandingkan dengan -13,33 (yoy) pada kuartal I-2024.
Namun, subkomponen PMTB lainnya tumbuh melambat pada kuartal I-2025. Misalnya, bangunan yang tumbuh 1,35% (yoy) pada kuartal I-2025 dibandingkan dengan 5,46% (yoy) pada kuartal I-2024. Selain itu, Cultivated Biological Resources (CBR) tumbuh melambat menjadi 1,76% (yoy) pada kuartal I-2025 dibandingkan dengan 3,24% (yoy) pada kuartal I-2024. Terakhir, peralatan lainnya terkontraksi 0,29% (yoy) pada kuartal I-2025, dibandingkan dengan 4,99% (yoy) pada kuartal I-2024.
"Kemudian beberapa komponen penanaman modal asing [PMA] dan penanaman modal dalam negeri [PMDN] yang masuk ke dalam komponen PMTB antara lain bagunan, gedung, mesin dan peralatan dan barang modal lainnya. Pembelian atau pematangan tanah, pembelian tanah tidak masuk ke PMTB sesuai kaidah standar internasional," ujarnya.
(lav)






























