Logo Bloomberg Technoz

Sebagai sinyal awal yang mengkhawatirkan bagi eksportir China, pengiriman kargo tercatat turun tajam, kemungkinan hingga 60%, menurut sebuah perkiraan. Para ekonom dari berbagai bank besar seperti UBS Group AG dan Goldman Sachs Group Inc telah memangkas proyeksi pertumbuhan China untuk tahun 2025 menjadi sekitar 4% atau bahkan lebih rendah dalam beberapa pekan terakhir.

Untuk mengurangi tekanan pada para eksportir, Beijing pekan ini mengumumkan rencana untuk membantu perusahaan-perusahaan yang kesulitan mengakses pinjaman dan untuk mendorong konsumsi domestik, namun belum mengumumkan stimulus ekonomi yang lebih agresif. Sebaliknya, para pejabat China berfokus pada pelaksanaan paket stimulus yang telah disetujui pada awal Maret lalu.

Beijing juga tampaknya tidak terburu-buru untuk bernegosiasi dengan Washington. Menteri Luar Negeri Wang Yi memperingatkan negara-negara lain agar tidak tunduk pada ancaman tarif AS, dengan mengatakan bahwa sikap mengalah hanya akan memberi keberanian pada "perundung" tersebut.

(bbn)

No more pages