Selain itu, Google juga diketahui membayar Apple agar menjadikan Google sebagai mesin pencari utama di perangkat iPhone, demi menyingkirkan pesaing dari pasar.
Brook mengatakan bahwa bisnis di Inggris praktis tidak memiliki pilihan lain selain menggunakan platform iklan milik Google untuk mempromosikan produk dan layanan mereka.
"Google telah memanfaatkan dominasinya dalam pasar pencarian dan iklan untuk membebani pengiklan secara berlebihan. Mengamankan tempat di halaman atas Google sangat krusial bagi visibilitas," ujarnya, dilansir dari Reuters, Kamis (17/4/2025).
Menanggapi gugatan tersebut, juru bicara Google menyebut kasus ini sebagai "spekulatif dan oportunistik".
"Kami akan menentangnya dengan tegas. Konsumen dan pengiklan menggunakan Google karena manfaatnya, bukan karena tidak ada pilihan lain," katanya.
Sementara itu, Otoritas Persaingan dan Pasar Inggris (CMA) telah lebih dulu membuka penyelidikan terhadap dominasi Google di layanan pencarian dan dampaknya terhadap pasar iklan pada Januari lalu.
CMA mencatat bahwa Google mencakup 90% pangsa pasar pencarian di Inggris dan digunakan oleh lebih dari 200.000 bisnis untuk beriklan.
(wep)





























