Logo Bloomberg Technoz

Faik Fahmi menambahkan pengembangan area komersial merupakan salah satu wujud dari transformasi Premises yakni menghadirkan infrastruktur bandara sesuai kebutuhan penumpang pesawat, serta transformasi Process di mana operasional dan layanan bandara harus berbasis ekosistem.

(Dok. Angkasa Pura Indonesia)

16 Bandara

Direktur Komersial InJourney Airports M. Rizal Pahlevi mengatakan InJourney Airports Commercial Expo ini membuka peluang kemitraan di sebanyak 193 area ritel yang ada di 16 bandara. 

Bandara-bandara itu adalah Sam Ratulangi Manado (12 area), Bandara Internasional Yogyakarta (23 area), SAMS Sepinggan Balikpapan (20 area), Ahmad Yani Semarang (7 area), Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru (12 area), Minangkabau Padang (7 area) dan Tjilik Riwut Palangkaraya (11 area).

Lalu, El Tari Kupang (6 area), Pattimura Ambon (21 area), Sultan Iskandar Muda Aceh (4 area), Banyuwangi (7 area), Fatmawati Soekarno Bengkulu (15 area), Supadio Pontianak (15 area), Sultan Thaha Jambi (14 area) dan Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang (4 area). 

(Dok. Angkasa Pura Indonesia)

M. Rizal Pahlevi mengatakan, “Saat ini kami sudah membuka kesempatan bagi seluruh perusahaan dalam dan luar negeri yang bergerak di bidang retail, F&B, serta jasa layanan bagi penumpang pesawat, untuk menjadi calon mitra dengan melakukan registrasi hingga 15 April 2025. Setelah itu akan dilakukan kurasi, dan yang terpilih akan diundang untuk menghadiri market sounding pada InJourney Airports Commercial Expo pada 23 April 2025 di Jakarta,” jelas M. Rizal Pahlevi. 

“Kami mengundang calon mitra di dunia ritel, F&B dan layanan penumpang pesawat, untuk bersama InJourney Airports membawa customer experience dan layanan di bandara nasional dapat naik ke level yang lebih tinggi lagi,” jelas M. Rizal Pahlevi.

InJourney Airports Commercial Expo diselenggarakan terbatas melalui undangan, pelaku usaha atau perusahaan yang berminat dapat mendaftar melalui https://bit.ly/IACommercialExpo2025 paling lambat 15 April 2025.

(tim)

No more pages