Preferensi konsumen China terhadap merek-merek ini turut mendorong pertumbuhan pasar secara keseluruhan. Sejalan dengan hal tersebut, analis riset Counterpoint Balbir Singh menyebut satu-satunya segmen yang tumbuh pada 2024 adalah jam tangan pintar anak-anak.
"Segmen jam tangan pintar anak-anak semakin diminati karena orang tua khawatir akan keselamatan anak-anak mereka, dan mereka ingin melacak dan tetap terhubung dengan anak-anak mereka," kata Singh.
"Dengan menurunnya smartwatch dasar, merek lain seperti Noise, boAt, dan Fitbit milik Google telah mulai mendiversifikasi portofolio mereka untuk menyertakan smartwatch anak-anak. Ini adalah pertanda baik bagi diversifikasi pasar dan menunjukkan pertumbuhan lebih lanjut di masa mendatang."
Efek Pelemahan Pasar Smartwatch
Pelemahan pasar smartwatch dasar berawal dari India, di mana permintaan konsumen menurun akibat siklus penggantian yang lebih lama, kurangnya inovasi, serta pengalaman pengguna yang kurang memuaskan bagi pembeli pertama kali.
Meski pasar secara keseluruhan melemah, Apple tetap mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar, didukung oleh basis pengguna iOS yang terus berkembang. Sementara itu, Samsung mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 3% berkat peluncuran produk baru seperti Galaxy Watch 7 Series, Galaxy Watch Ultra, dan Galaxy Watch FE.
Melemahnya realisasi Apple Watch terjadi pada saat momentum pada ulang tahunnya yang ke-10 dan paling besar terjadi di Amerika Utara, kata riset analis senior Counterpoint, Anshika Jain.
"Absennya Ultra 3 dan peningkatan fitur yang minimal pada jajaran seri S10 menyebabkan konsumen menahan pembelian," terang Jain.
"Selain itu, sengketa paten membatasi pengiriman pada paruh pertama tahun ini. Perlambatan jajaran Apple Watch SE yang ada dan kurangnya model SE baru juga berkontribusi terhadap penurunan tersebut."
Prospek Pasar Smartwatch di 2025
Meski demikian, Associate Director Counterpoint David Naranjo memproyeksikan pasar smartwatch akan pulih secara perlahan dan tumbuh dalam kisaran satu digit untuk tahun 2025.
Baik smartwatch berbasis Android maupun iOS diperkirakan akan mengintegrasikan lebih banyak fitur AI dan sensor canggih untuk memperdalam wawasan pengguna terkait kesehatan.
"Untuk sensor canggih, smartwatch diharapkan dapat menggabungkan sensor untuk mengukur sinyal tubuh seperti pelacakan kesehatan jantung yang serius, dengan fokus pada fibrilasi atrium, sleep apnea, hipertensi, dan diabetes," terang Naranjo.
"Merek akan menekankan pada upaya mendapatkan persetujuan regulasi untuk model jam tangan pintar baru mereka dan menggabungkan fitur kesehatan baru untuk mempertahankan posisi mereka di pasar."
(wep)































