Logo Bloomberg Technoz

Persediaan emas di bursa Comex New York saat ini melebihi rekor sebelumnya yang ditetapkan pada Februari 2021, yang menjadi sinyal puncak penumpukan persediaan yang dipicu oleh kejatuhan pasar akibat pandemi.

Pergerakan emas juga merespons situasi global gimana pasar tengah mencoba memahami situasi ekonomi di tengah pernyataan Gubernur Bank Sentral AS (The Fed) Jerome Powell bahwa ekonomi baik-baik saja.

Meski begitu faktanya pasar obligasi mengalami koreksi, indeks pasar ekuitas juga menghadapi roller-coaster, termasuk Nasdaq 100 yang menjauh dari ambang batas koreksi. 

Pasar Wall Street AS terus memantau data ekonomi terbaru, dimana data pekerjaan AS terpantau stabil bulan lalu sementara tingkat pengangguran meningkat-sebuah gambaran yang beragam dari pasar tenaga kerja. 

Nonfarm payrolls meningkat 151.000 di bulan Februari setelah revisi turun ke bulan sebelumnya. Tingkat pengangguran naik menjadi 4,1%, dilansir dari Bloomberg News.

“Kami tidak menaruh banyak harapan pada laporan pekerjaan saat ini. Data hari ini [Sabtu] cukup beragam, namun kita masih belum memiliki kejelasan mengenai ekonomi ke depan. Pasar, bisnis, dan konsumen tidak menyukai ketidakpastian dan itu berarti peningkatan volatilitas,” tutur Byron Anderson di Laffer Tengler Investments.

Situasi perang di Ukraina juga tampaknya berangsur mereda dengan  seruan gencatan senjata dari Presiden Amerika Donald Trump, mendapat respons positif dari Vladimir Putin, Presiden Rusia lewat kesediaannya mendiskusikan gencatan senjata sementara

Emas di 2025 masih ‘berkilau’ dengan kenaikan sekitar mendekati 11% sepanjang periode year-to-date (ytd). Pada pekan mendapat pasar masih terus memantau kebijakan agresif perdagangan luar negeri AS.

Meski sempat sempat sideways emas berpotensi menjaga tren kenaikan lebih lanjut, terlihat dari data Relative Strength Index (RSI). Emas dapat kembali mendekat level US$3.000 dengan prediksi pergerakan resistent tercepatnya adalah US$2.950. Namun jika emas melanjutkan tren turun di bawah US$2.900 maka titik support akan kembali ke pencapaian terendah pada 28 Februari di US$2.832.

(ibn/wep)

No more pages