"Pasar terus bereaksi terhadap perubahan kebijakan Trump daripada data ekonomi," tulis Bob Savage, kepala strategi dan wawasan pasar di BNY, dalam catatannya kepada klien.
"Pernyataan dari Gubernur The Fed Powell akan sangat penting dalam menilai biaya tarif dan perubahan kebijakan lainnya pada rencana pelonggaran."
Kontrak berjangka untuk S&P 500 dan Nasdaq naik tipis di perdagangan Asia. Imbal hasil Treasury AS turun.
Secara terpisah, Trump mengatakan bahwa tim efisiensi pemerintah Elon Musk telah menemukan kejanggalan saat memeriksa data di Departemen Keuangan AS.
Powell akan menyampaikan kesaksian setengah tahunannya pada saat para pejabat mengisyaratkan mereka tidak terburu-buru untuk melonggarkan kebijakan. Nonfarm payroll menurun bulan lalu dan revisi menunjukkan kenaikan lapangan kerja AS lebih rendah, tetapi masih solid pada tahun 2024.
Data inflasi yang akan dirilis pekan ini dapat membantu mendukung argumen tersebut dan menyokong harga pasar untuk hanya satu kali pemotongan suku bunga The Fed tahun ini.
Di Singapura, saham DBS Group Holdings Ltd naik ke rekor setelah pemberi pinjaman terbesar di Asia Tenggara ini mengumumkan rencana pembayaran kepada para investor.
Saham-saham di Hong Kong dan daratan China melawan tren dan menguat. Indeks Hang Seng Tech mencapai level tertinggi sejak Oktober secara intraday. Pasalnya pengaruh kecerdasan buatan (AI) yang semakin besar dari negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia ini memicu gelombang optimisme.
Saham operator platform e-commerce China naik karena Trump menunda penangguhan pengecualian "de minimis," di mana untuk sementara status bebas bea untuk paket bernilai rendah yang berasal dari negara Asia tersebut dipertahankan.
Hal ini terjadi setelah Layanan Pos Amerika Serikat pekan lalu menghentikan sementara — dan kemudian melanjutkan — menerima pengiriman dari China dan Hong Kong saat para pejabat berjibaku dengan cara penerapan tarif AS yang baru.
"Kami memiliki pandangan yang relatif positif terhadap aset-aset berisiko," meski posisinya telah dipangkas karena volatilitas pasar keuangan," ujar Jin Yuejue, spesialis investasi multi-aset di JPMorgan Asset Management, kepada Bloomberg Television. "Masih ada cerita-cerita menarik di pasar China," karena beberapa perusahaan unggul dalam inovasi teknologi.
Harga komoditas tidak banyak berubah karena para pedagang menunggu rincian lebih lanjut tentang kapan dan bagaimana tarif terbaru Trump akan berlaku. Harga aluminium berjangka di London — patokan global — sedikit melemah ke US$2.619,50 per ton, sedangkan harga tembaga sedikit berubah.
Di sisi lain, mata uang rand Afrika Selatan jatuh pada awal perdagangan setelah AS membekukan semua bantuan ke negara tersebut. Pasalnya Trump menuduh Afrika Selatan melanggar hak asasi manusia berdasarkan undang-undang perampasan tanah baru, serta tudingan Israel melakukan genosida di Gaza.
Kementerian Luar Negeri Afrika Selatan dalam pernyataan pada Sabtu (8/2/2025) menyatakan "kekhawatiran besar bahwa dasar dari perintah tersebut tidak akurat secara faktual."
(bbn)




























