Logo Bloomberg Technoz

Fakta! Nyaris Tak Ada Pesawat Lewati Kutub Selatan

Redaksi
06 May 2024 15:00

Ilustrasi pesawat parkir di bandara. Efek cuaca ekstrem penerbangan terganggu. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi pesawat parkir di bandara. Efek cuaca ekstrem penerbangan terganggu. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wilayah sisi kedua kutub di planet Bumi sering diidentikkan dengan cuaca ekstrem, bahkan di Kutub Selatan terdapat argumentasi bahwa hampir tidak ada pesawat yang bisa melintas.

Benua Antartika Menyimpan Potensi Bahaya?

Antartika menjadi benua bersalju dengan daratan luas. Lokasi yang dianggap terpencil dan minim infrastruktur menjadi alasan mengapa nyaris tidak ada pesawat yang mau melewati Kutub Selatan.

Meski begitu secara teknis penerbangan lintas benua, termasuk ke Antartika bisa dilakukan namun jika terdapat hambatan logistik seperti bahan bakar atau tak adanya bandara tentu menyulitkan proses.

Dalam aturan penerbangan komersial terdapat syarat lintasan perjalanan pesawat harus berada pada jarak tertentu dengan sebuah bandara. Hal ini mengantisipasi jika terdapat kerusakan, alhasil komunikasi masih dapat dilakukan, sebagaimana tertuang dalam regulasi Extended-Twin-engine Operational Performance Standards (ETOPS)

“Hambatan terbesar untuk melakukan penerbangan komersial musim dingin di atas Antartika adalah kurangnya tempat alternatif yang cocok untuk mendarat jika terjadi keadaan darurat,” dilansir dari Aviation Stackexchange, Senin (6/5/2023).

Cuaca Jadi Faktor Pertimbangan Pesawat Pilih Tak Lintasi Kutub Selatan