Logo Bloomberg Technoz

Program pendanaan bank akan memberikan pinjaman hingga satu tahun pada perbankan yang membutuhkan likuiditas dengan agunan berupa US Treasury yang dihargai pada harga par atau nilai nominalnya yaitu 100. Itu memungkinkan bank meminjam dana dalam jumlah yang lebih besar ketimbang bila bank menjual obligasi mereka di harga pasar saat ini. 

Meminjamkan dana pada perbankan melalui discount window juga akan menghargai harga obligasi di angka par, berbeda dengan kebijakan biasa yang ditempuh Fed yang sebatas memberikan diskon pada nilai agunan yang diberikan. Departemen Keuangan AS akan menyediakan anggaran senilai US$ 25 miliar untuk mendukung program Fed ini.

3. Mengapa regulator menempuh kebijakan tersebut?

Keputusan melindungi deposan SVB dan Signature ditujukan agar aksi rush tidak menjalar ke bank-bank lain di Amerika. Aksi rush atau penarikan simpanan dalam jumlah besar dan serentak biasanya terjadi ketika deposan bank terpicu kepanikan bahwa kabar buruk keruntuhan bank itu akan menular ke bank di mana mereka menempatkan dana. 

Hal itu menjadi masa lalu setelah skema penjaminan simpanan diperkenalkan setelah kegagalan bank telah memperparah Depresi Besar beberapa dekade silam. Akan tetapi, kombinasi dari basis klien SVB yang terkonsentrasi di sektor teknologi di mana pendanaan modal ventura sebagian besar telah mengering menyebabkan penarikan dana yang melampaui hari-hari biasa, ditambah kerugian besar pada portofolio investasi (nasabah) dan kecemasan sebagian besar deposn yang dananya tidak diasuransikan adalah kombinasi yang memicu aksi rush dalam beberapa hari pekan lalu.

4. Apa tujuan dari perubahan pinjaman The Fed?

Kebijakan itu dimaksudkan untuk mengatasi ketegangan yang dipicu oleh kenaikan bunga secara agresif oleh Fed untuk memerangi inflasi yang sangat tinggi dalam 40 tahun terakhir. Bank menghasilkan uang salah satunya dengan cara menginvestasikan simpanan nasabah ke obligasi atau surat utang.

Banyak bank yang menempatkan dana di US Treasury jangka panjang. Langkah itu sebenarnya langkah investasi yang aman karena obligasi itu adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah AS, jadi terbilang kecil kemungkinan gagal bayarnya. 

Akan tetapi harga US Treasury terus menurun di pasar sekunder akibat kenaikan bunga Fed yang agresif. Seperti diketahui, kenaikan bunga acuan akan memangkas harga obligais dan mengerek naik imbal hasil alias yield-nya. 

SVB terpaksa menjual sebagian besar portofolio obligasinya menyusul penarikan dana cukup besar dari nasabah. Alhasil, bank ini menderita kerugian US$ 1,8 miliar karena terpaksa menjual obligasi di harga rendah. 

5. Seberapa luas masalah itu?

Bank-bank di Amerika telah membukukan kerugian yang belum terealisasi (unrealized loss) sebesar US$ 620 miliar atas obligasi yang dicatat sebagai Available For Sale (AFS) dan yang dicatat sebagai Hold To Maturity (HTM), pada 2022, menurut catatan yang dilaporkan pada FDIC. 

Badan penjamin simpanan itu juga mencatat pada Maret lalu bahwa kerugian di atas kertas tersebut berarti juga mengurangi permodalan bank yang dilaporkan industri perbankan. 

Setelah kegagalan SVB, seorang pejabat senior Departemen Keuangan AS memperingatkan bahwa akan ada bank lain yang tampaknya berada dalam situasi yang mirip dengan SVB dan Signature.

6. Apakah ini artinya Amerika memberi bailout?

Regulator di negeri paman sam menegaskan bahwa uang pembayar pajak tidak akan diambil sepeser pun untuk melindungi simpanan SVB dan Signature. 

Departemen Keuangan dan Fed menolak gagasan bahwa bank-bank itu tengah di-bailout- ini menunjukkan potensi sensitivitas politik dari perkembangan yang cepat akhir pekan lalu. 

Para pejabat menyatakan uang itu akan berasal dari dana asuransi FDIC yang menampung lebih dari US$ 100 miliar. Regulator juga mengatakan pemegang saham dan beberapa pemegang obligasi tanpa jaminan tidak akan dilindungi sementara manajemen bank tersebut juga dipcecat.

Solusi itu mungkin tidak akan cocok dengan semua orang termasuk Senator Republik dari Carolina Selatan Tim Scott yang melihat kesemua itu sebagai promosi moral hazzard di perbankan. 

(bbn)

No more pages