Logo Bloomberg Technoz

Susul Chevron, Exxon Catat Penurunan Nilai Aset Minyak Rp38 T

News
05 January 2024 10:30

Saham Exxon pada perdagangan hari terakhir 2023 di bursa AS./Bloomberg-Michael Nagle
Saham Exxon pada perdagangan hari terakhir 2023 di bursa AS./Bloomberg-Michael Nagle

Bloomberg, Exxon Mobil Corp memperingatkan investor mengenai penurunan nilai sebesar US$2,5 miliar (sekitar Rp38,76 triliun asumsi kurs saat ini) di sejumlah aset ladang minyaknya di California.

“Penurunan nilai yang dicatat dalam laba kuartal IV-2023 itu, khususnya berkaitan dengan operasi Santa Ynez di lepas pantai Santa Barbara,” papar raksasa migas Amerika Serikat (AS) itu dalam keterbukaan informasinya, Kamis (4/1/2024) waktu setempat.

Pengumuman ini disampaikan beberapa hari setelah Chevron Corp – pesaing Exxon di AS – mengumumkan akan melakukan penurunan nilai dalam jumlah besar karena kebijakan energi California.

Exxon untuk sementara menghentikan produksi di ladang minyak Santa Ynez setelah kebocoran pipa pada 2015 sebelum melanjutkan pengiriman minyak mentah melalui truk. Regulator kemudian turun tangan dan membatasi kemampuan Exxon untuk memindahkan minyak melalui jalan darat, dengan alasan risiko terhadap pengemudi lain dan lingkungan.

“Pada saat korporasi sedang melakukan kemajuan dalam upaya untuk memungkinkan dimulainya kembali produksi, tantangan yang terus berlanjut dalam lingkungan peraturan negara telah menghambat kemajuan dalam memulihkan operasi,” kata Exxon dalam pengajuannya.