Pada babak 32 Besar, Alwi memenangkan laga saat melawan Tushar Suveer dari India dengan skor 21-16, 21-19. Pada 16 Besar, Alwi mampu kalahkan wakil Jepang, Yuna Nakagawa 21-5, 21-11.
Pada perempat final, Alwi kalahkan Wang Zi Jun [6] asal China 21-19, 21-18 dan pada babak Semifinal, tuntaskan perlawanan Ayush Shetty asal India dua gim langsung, 21-18, 21-15.
Masyarakat Indonesia terus berharap agar Alwin Farhan bisa menjadi penerus tunggal putra Indonesia di level senior dan sekaligus penerus Ginting, Jojo, ataupun Chico.
Prestasi juga dihadirkan oleh Chiara Marvella Handoyo di nomor perorangan, ganda putri yang mampu mencapai babak final. Namun Chiara gagal mengalahkan unggulan dua asal Thailand, Pitchamon Opatniputh namun tetap mendapat medali perak.
Chiara kalah dari Pitchamon dengan dua game langsung 11-21, dan 9-21. Chiara menjadi tunggal putri junior asal Indonesia yang mampu tampil pada final World Junior Championships, setelah terakhir terjadi dialami Gregoria Mariska Tunjung tahun 2017. Mariska kala itu mampu juara dan meraih emas.
Usai pertandingan final Chiara menegaskan belum bisa mengendalikan permainan. Lawan asal Thailand, lanjut dia, terus menekan. “Saya diatur lawan terus. Saya tidak bisa keluar dari tekanan alwan,” ucap dia.
Meski demikian, Chiara menyatakan bersyukur dengan capaiannya di final World Junior Championships 2023. Sebelum pertandingan dirinya berhasrat untuk menjadi juara.
“Saya penginnya bisa juara, tetapi dengan hasil ini, tetap harus disyukuri,” jelas dia dalam keterangan tertulis dilansir dari laman resmi PBSI.
?CONGRATULATIONS!
— BADMINTON INDONESIA (@INABadminton) October 9, 2023
? Tunggal Putra : Alwi Farhan
? Tunggal Putri : Chiara Marvela Handoyo
? Ganda Campuran : Jonathan Farrell Gosal / Priskila Venus Elsadai
Selamat kepada Alwi Farhan yang keluar sebagai Juara dalam ajang BWF World Junior Championships - Individual Events… pic.twitter.com/nvgoNjlc5j
Satu medali lain, Perunggu, diraih pasangan ganda campuran, Jonathan Farrel Gosal/Priskila Venus Elsadai. Pada partai semifinal keduanya tidak mampu mengalahkan pasangan asal China, Liao Pin Yi/Zhang Jia Han. Skor berkesudahan 16-21 dan 16-21.
Kemenangan Alwi dan capaian Chiara hingga partai final disoraki publik Indonesia lewat media sosial. Publik seakan membandingkan dengan skuad senior yang berlaga di Asian Games. Diharapkan mendulang emas, pada partai beregu dan perorangan, cabang bulutangkis harus pulang hampa juara.
Alwi Farhan rise up at the right time for Indonesia.
— Iz Adlan (@faizadlan337) October 9, 2023
Ginting & Jojo already at their peak while Chico is a good player but far away to be as excellent as Kunlavut or even Kodai.
Indonesia really needs a fresh champion and yeah there you go, Alwi Farhan ? https://t.co/Yv0ElML92B
Sejarah Baru Terukir di kelas Junior sektor Tunggal Putra Indonesia, Meraih Medali Emas Wjc....Trima Kasih Alwi....atas perjuanganmu untuk Indonesia....
— Nelly lop (@Nlftsyg) October 9, 2023
Tapi ada juga sejarah baru tim senior yg gagal, zonnkkk medali di Asian Games.....
???
(wep)

























