Logo Bloomberg Technoz

"Selama balapan, saya menggunakan Pertamax Turbo, dan performanya oke," ujar Fahmi.

Bagi Fahmi, Pertamina MRS juga memiliki fungsi lebih luas daripada sekadar kompetisi untuk mengejar gelar juara. Ajang tersebut menjadi kesempatan bagi pembalap dan tim untuk mengembangkan kemampuan teknis sekaligus mempersiapkan kendaraan menghadapi kejuaraan dengan level persaingan lebih tinggi.

Salah satu target yang tengah dipersiapkan Fahmi adalah tampil di kelas AP250 dalam Asia Road Racing Championship. Karena itu, pengalaman mengikuti Pertamina MRS dapat dimanfaatkan untuk melakukan pengembangan dan penyesuaian motor sebelum menghadapi kompetisi internasional.

"Alhamdulillah sangat membantu saya dan tim untuk melakukan persiapan Asia Road Racing Championship, karena di sini kami sekaligus bisa melakukan setup motor, mesin, suspensi, dan lainnya," ungkap Fahmi.

Mekanik Perhatikan Konsistensi Bahan Bakar

Dok. Pertamina

Tidak hanya dari sisi pembalap, penggunaan Pertamax Turbo juga mendapat perhatian dari tim mekanik yang bertanggung jawab terhadap kesiapan kendaraan. Dalam kompetisi balap, mekanik memiliki peran penting untuk memastikan setiap komponen motor bekerja sesuai karakteristik dan kebutuhan pembalap.

Edwin, mekanik Tim Yamaha NitiRacing DRS35 Pikoli Dynavolt, mengatakan penggunaan Pertamax Turbo selama kompetisi berlangsung tidak menimbulkan kendala berarti. Ia juga menyoroti konsistensi karakteristik bahan bakar yang digunakan tim dalam menunjang performa kendaraan.

"Pertamax Turbo kami gunakan untuk balapan dan sejauh ini aman, tidak ada kendala. Dari sisi oktan juga bisa dibilang konsisten. Untuk tarikan motor tidak ada masalah, tinggal bagaimana kami menyesuaikan setting dan tuning mesin agar performanya optimal," jelas Edwin.

Menurut Edwin, penyesuaian mesin tetap menjadi pekerjaan penting bagi mekanik meskipun bahan bakar yang digunakan memiliki spesifikasi tertentu. Setiap kendaraan memiliki karakteristik berbeda sehingga membutuhkan pengaturan teknis yang disesuaikan dengan kebutuhan pembalap.

Proses tersebut mencakup penyetelan mesin dan berbagai komponen pendukung agar tenaga kendaraan dapat dimanfaatkan secara optimal di lintasan. Konsistensi bahan bakar menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam proses penyesuaian tersebut.

Pertamax Turbo memiliki angka oktan RON 98 dan dirancang untuk kendaraan bermesin bensin berteknologi tinggi yang membutuhkan bahan bakar beroktan tinggi. Karakteristik tersebut mendukung proses pembakaran yang optimal sekaligus membantu mengurangi risiko knocking atau detonasi pada mesin dengan rasio kompresi tinggi.

Dalam kompetisi balap, kebutuhan terhadap bahan bakar dengan spesifikasi yang sesuai menjadi bagian dari upaya menjaga performa mesin. Terlebih, kendaraan harus mampu mempertahankan kinerja selama menghadapi tekanan kompetisi dan putaran mesin tinggi.

Penggunaan Pertamax Turbo dalam Pertamina MRS 2026 sekaligus memperlihatkan keterlibatan produk energi nasional dalam mendukung kegiatan motorsport. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya menghubungkan industri energi dengan perkembangan olahraga otomotif di Indonesia.

Pertamina Perkuat Dukungan untuk Motorsport Nasional

Dok. Pertamina

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan penggunaan Pertamax Turbo dalam Pertamina MRS merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung perkembangan ekosistem motorsport nasional.

Menurut Baron, keterlibatan Pertamina tidak hanya diwujudkan melalui dukungan terhadap penyelenggaraan kompetisi. Perusahaan juga menghadirkan produk energi untuk memenuhi kebutuhan kendaraan yang berkompetisi di lintasan.

"Pertamina memiliki kebanggaan tersendiri karena produk anak bangsa, Pertamax Turbo, dipercaya menjadi bahan bakar dalam kompetisi balap nasional. Ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki produk energi berkualitas yang mampu mendukung kebutuhan performa kendaraan di lintasan balap," ujar Baron.

Dia menambahkan, dukungan terhadap Pertamina MRS juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong pengembangan pembalap nasional. Kompetisi yang berlangsung secara berkelanjutan dinilai dapat memberikan ruang bagi pembalap untuk meningkatkan kemampuan dan memperkaya pengalaman bertanding.

Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2023, Pertamina MRS berkembang menjadi salah satu wadah pembinaan pembalap motor Indonesia. Melalui kompetisi tersebut, para peserta memperoleh kesempatan untuk mengukur kemampuan, mengevaluasi performa, dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan dengan tingkat persaingan lebih tinggi.

Baron menilai keberadaan kompetisi nasional memiliki peran penting dalam menciptakan jalur pengembangan talenta balap. Pengalaman yang diperoleh pembalap melalui kompetisi domestik diharapkan menjadi bekal untuk melangkah menuju ajang internasional.

"Melalui Pertamina MRS, kami ingin menunjukkan bahwa produk Pertamina bukan hanya hadir untuk mendukung mobilitas sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan dunia balap. Lebih dari itu, kami ingin terus mendukung lahirnya talenta-talenta Indonesia yang mampu bersaing hingga ke tingkat internasional," jelas Baron.

Lebih lanjut, Baron mengatakan pengembangan motorsport tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara penyelenggara, pembalap, tim balap, industri otomotif, sponsor, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi tersebut diperlukan untuk memastikan kompetisi dapat berlangsung secara konsisten sekaligus memberikan manfaat bagi perkembangan industri otomotif nasional. Dukungan terhadap fasilitas, pembinaan, dan kebutuhan teknis kendaraan juga menjadi bagian dari ekosistem yang perlu diperkuat.

Pertamina berharap penyelenggaraan Pertamina MRS dapat terus menjadi ruang bagi pembalap Indonesia untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi. Keberlanjutan kompetisi juga diharapkan membuka lebih banyak kesempatan bagi talenta muda untuk menapaki jenjang balap profesional.

"Kami berharap Pertamina MRS terus menjadi wadah lahirnya pembalap-pembalap Indonesia yang mampu melangkah ke kompetisi internasional. Pertamina ingin tumbuh bersama ekosistem motorsport nasional, menghadirkan produk terbaik, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan prestasi anak bangsa menuju panggung dunia," tutup Baron.

Melalui dukungan terhadap Pertamina MRS 2026, Pertamina berupaya mengintegrasikan pengembangan produk energi dengan pembinaan olahraga otomotif. Pemanfaatan Pertamax Turbo oleh seluruh tim peserta menjadi salah satu bentuk keterlibatan perusahaan dalam mendukung kebutuhan teknis kompetisi.

Di sisi lain, kesempatan bertanding secara konsisten diharapkan dapat membantu pembalap dan tim meningkatkan kualitas persiapan. Dengan demikian, Pertamina MRS tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara nasional, tetapi juga bagian dari proses membangun fondasi motorsport Indonesia agar semakin kompetitif di tingkat internasional.

(tim)

No more pages
Bloomberg Businessweek Indonesia

Z-Zone