AS tengah mengurangi jumlah staf diplomatik dan militer di beberapa wilayah Timur Tengah di tengah meningkatnya ancaman dari Iran serta kelompok militan Houthi di Yaman yang didukung oleh Iran.
Departemen Luar Negeri AS awalnya hanya mengakui adanya penarikan personel dari Arab Saudi, namun seorang pejabat Amerika mengungkapkan kepada Bloomberg News pada hari Jumat bahwa perubahan jumlah staf terjadi secara lebih luas, seiring dengan meningkatnya serangan Iran terhadap kapal-kapal di dekat Selat Hormuz.
(bbn)
No more pages





























