Ayahnya, Soemitro, adalah seorang ekonom ternama di dalam negeri, yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan-Perindustrian.
Sebelum memasuki kancah politik, Prabowo berkarier di dunia militer, dan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) pada 1974.
Usai lulus, Prabowo memulai karier sebagai perwira TNI Angkatan Darat (AD) dan pernah bertugas di satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus), hingga menjadi Danjen Kopassus pada 1995.
Namun, karier militernya terpotong dan berhenti total seiring tumbangnya rezim Orde Baru Presiden Soeharto dalam krisis 1998.
Ia kemudian menekuni dunia usaha dan mulai berkecimpung di dunia politik dengan bergabung ke Partai Golkar.
Sempat mengikuti konvensi calon presiden Partai Golkar untuk Pemilihan Presiden 2004, tetapi tidak terpilih. Prabowo lalu membangun partainya sendiri, yakni Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pada 2008.
Hingga saat ini, dia masih memimpin partai tersebut, yang menjadi kendaraan politiknya menuju jabatan orang nomor satu di Indonesia saat ini.
(ibn)































