Logo Bloomberg Technoz

Emas Stabil di Tengah Meredanya Taruhan Kenaikan Bunga The Fed

News
17 October 2026 09:00

Ilustrasi ETF Emas (Envato)
Ilustrasi ETF Emas (Envato)

Mariana Durao dan Yihui Xie - Bloomberg News

Bloomberg, Harga emas relatif tidak berubah seiring pelaku pasar menimbang meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat dengan lonjakan harga minyak yang mendorong imbal hasil US Treasury lebih tinggi.

Emas batangan diperdagangkan di kisaran US$4.170 per troy ounce, setelah naik 1,6% pada Kamis, kenaikan terbesar dalam lebih dari dua pekan. Pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di Bangkok tidak mengubah ekspektasi bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga pada akhir bulan ini.


Logam mulia sempat berbalik melemah selama sebagian sesi perdagangan AS seiring kenaikan imbal hasil US Treasury bertenor panjang. Pada saat yang sama, harga minyak mentah Brent menyentuh US$110 per barel untuk pertama kalinya sejak Mei.

Pelaku pasar mengurangi taruhan terhadap peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin, dari sebelumnya satu banding tiga atau sekitar 33% menjadi sekitar 15% setelah pidato Ketua The Fed. Suku bunga yang lebih tinggi menjadi tekanan bagi harga emas karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil bunga.