Logo Bloomberg Technoz

Hal ini terjadi saat pipa minyak Timur-Barat milik kerajaan—yang menghindari Selat Hormuz dengan mengalirkan minyak ke Laut Merah—belum beroperasi sepenuhnya, setelah diserang pada 10 September.

Saudi Aramco sedang dalam tahap awal untuk mengaktifkan kembali jalur pipa tersebut, dan menargetkan pemulihan yang signifikan pada Sabtu.   

Masalah pada pipa tersebut memaksa pihak Saudi mengekspor lebih banyak minyak melalui Selat Hormuz; data satelit menunjukkan adanya lonjakan aktivitas pemuatan dari wilayah Teluk Persia selama akhir pekan.

Yang terpenting, Aramco menawarkan diri untuk mengelola logistik dan mengangkut minyak mentah tersebut langsung hingga ke pelanggan di Asia, kata para trader

Aramco menolak memberikan komentar.

Minyak tersebut akan disambut baik di Asia, di mana perusahaan penyulingan China dan India sempat mempertimbangkan untuk menurunkan tingkat operasional akibat lonjakan harga.

Pasokan minyak Iran telah terhenti akibat blokade AS, sementara pembeli menghindari minyak mentah Rusia akibat meningkatnya risiko politik. Kondisi ini memperketat persaingan untuk mendapatkan minyak mentah dari berbagai wilayah, mulai dari Afrika hingga Amerika Latin.

Selama konflik AS-Iran berlangsung, tanggung jawab pengangkutan minyak secara bertahap bergeser dari pembeli ke penjual.

Produsen di Teluk Persia biasanya menawarkan minyak mentah dengan skema free-on-board (FOB), yang berarti pelanggan harus mengirimkan kapal mereka sendiri untuk mengambilnya.

Namun, sejak konflik dimulai, perusahaan penyulingan enggan melakukannya karena ada ancaman serangan. Kini, produsen di Teluk Persia menawarkan diri untuk menanggung lebih banyak risiko pengiriman.

Bagi penjual yang tidak memiliki kemampuan untuk menangani pengiriman secara mandiri— seperti perusahaan pemasaran minyak milik negara Irak, SOMO—para trader dan perantara lainnya turun tangan untuk mengangkut minyak mentah tersebut.

TotalEnergies SE, Vitol Group, Trafigura Group, dan Abu Dhabi National Oil Co termasuk di antara perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam pengangkutan minyak keluar dari Teluk Persia.

(bbn)

No more pages