Sistem tersebut memungkinkan aperture kamera berubah seperti bukaan lensa pada kamera konvensional. Aperture kamera utama iPhone 18 Pro dapat berubah mulai dari f/1.48 hingga f/4.0.
Fitur aperture variabel memberikan fleksibilitas lebih besar dalam mengatur jumlah cahaya yang masuk ke sensor. Pengguna juga dapat melakukan pengaturan bukaan secara manual sesuai kebutuhan pemotretan.
Bagi Apple, penggunaan aperture variabel menjadi fitur baru pada lini iPhone. Namun, teknologi tersebut sebenarnya bukan hal baru di industri smartphone.
Huawei Pura 80 Ultra menjadi salah satu contoh smartphone yang telah menggunakan sistem aperture variabel pada kamera utamanya.
iPhone 18 Pro Unggul di Video dan Low Light
Salah satu pencapaian penting iPhone 18 Pro terlihat pada kemampuan perekaman video. DxOMark memberikan skor 176 poin untuk video, sekaligus menjadi skor video tertinggi dalam daftar pengujian tersebut.
Stabilisasi gambar juga mendapatkan penilaian positif. Menurut DxOMark, stabilisasi pada iPhone 18 Pro terlihat mulus dan natural, termasuk ketika perangkat digunakan untuk merekam sambil berlari.
Perekaman dengan frame rate 60 fps juga membantu menghasilkan pergerakan yang lebih baik dan terlihat lebih natural dalam video.
Performa di Kondisi Minim Cahaya
Untuk fotografi dalam kondisi minim cahaya, iPhone 18 Pro mendapatkan skor 150 poin. Angka tersebut menjadi skor tertinggi dalam kategori tersebut berdasarkan daftar DxOMark.
DxOMark menilai iPhone 18 Pro mampu menghasilkan detail yang baik, eksposur yang akurat, serta tingkat noise yang terkendali ketika digunakan dalam kondisi pencahayaan rendah.
Pada kondisi pencahayaan normal, kamera iPhone 18 Pro juga dinilai mampu mempertahankan eksposur yang akurat dengan kontras yang terlihat natural.
Dynamic range yang luas turut membantu perangkat mempertahankan detail ketika kamera menghadapi kondisi pencahayaan yang sulit.
Portrait dan Zoom Masih Bukan yang Teratas
Meski memiliki sejumlah keunggulan, iPhone 18 Pro belum menjadi pemimpin pada seluruh skenario pengujian kamera DxOMark.
Pada kategori portrait, perangkat ini mencatat skor 157 poin. Angka tersebut masih berada di bawah Huawei Pura 80 Ultra yang meraih 169 poin.
Sementara itu, kemampuan zoom iPhone 18 Pro memperoleh skor 138 poin. Untuk kategori tersebut, Vivo X300 Ultra menjadi perangkat dengan skor tertinggi, yakni 161 poin.
Aperture Variabel Bantu Foto Portrait
DxOMark menilai aperture variabel pada iPhone 18 Pro dapat memberikan manfaat ketika pengguna memotret portrait dengan banyak orang.
Bukaan tersebut disebut membantu menjaga lebih banyak objek agar tetap berada dalam fokus. Pengguna juga memiliki opsi untuk mengatur aperture secara manual ketika diperlukan.
Fitur ini menjadi salah satu perubahan penting pada sistem kamera iPhone 18 Pro, terutama bagi pengguna yang membutuhkan kontrol lebih besar dalam fotografi.
Empat Kekurangan Kamera iPhone 18 Pro
Meski mencatat skor tinggi secara keseluruhan, DxOMark masih menemukan sejumlah kekurangan pada kamera iPhone 18 Pro.
Beberapa keterbatasan tersebut muncul dalam kondisi pemotretan tertentu dan membuat perangkat belum mampu menjadi yang teratas pada seluruh aspek kamera.
1. Konsistensi Warna
Dalam kondisi tertentu, kamera iPhone 18 Pro masih dapat menunjukkan sedikit pergeseran warna dan perubahan white balance.
Kondisi tersebut dapat memengaruhi konsistensi warna yang dihasilkan ketika pengguna mengambil gambar pada situasi tertentu.
2. Kemampuan Zoom Jarak Jauh
Kemampuan zoom menjadi salah satu area yang masih tertinggal dibandingkan sejumlah smartphone flagship lainnya.
Dengan skor 138 poin, iPhone 18 Pro belum mampu menyamai Vivo X300 Ultra yang memimpin kategori zoom dengan 161 poin.
3. Flare pada Kondisi Tertentu
DxOMark juga menemukan kemunculan flare dalam kondisi pemotretan tertentu. Fenomena tersebut dapat terlihat ketika kamera menghadapi sumber cahaya yang berada pada posisi tertentu dalam frame.
4. Perbedaan Kecerahan Preview
Kekurangan lainnya adalah adanya perubahan tingkat kecerahan antara tampilan preview foto dan video pada beberapa situasi.
Perbedaan tersebut dapat memengaruhi pengalaman pengguna ketika melihat hasil atau melakukan proses pengambilan gambar maupun video.
Posisi iPhone 18 Pro di Peta Kamera Smartphone
Dengan skor 172 poin, iPhone 18 Pro menunjukkan peningkatan dari generasi sebelumnya sekaligus mempertahankan posisi Apple di jajaran smartphone dengan kamera kelas atas.
Namun, hasil pengujian DxOMark menunjukkan bahwa persaingan kamera smartphone premium semakin ketat. Huawei Pura 80 Ultra masih unggul tiga poin secara keseluruhan, sementara Vivo X300 Ultra memimpin dalam kemampuan zoom.
Di sisi lain, iPhone 18 Pro memiliki keunggulan tersendiri pada perekaman video dan performa fotografi dalam kondisi minim cahaya. Fitur aperture variabel juga menambah fleksibilitas pada sistem kamera yang sebelumnya belum tersedia pada iPhone.
Secara keseluruhan, hasil DxOMark memperlihatkan bahwa iPhone 18 Pro menawarkan peningkatan kamera dibandingkan iPhone 17 Pro, tetapi masih memiliki sejumlah aspek yang perlu diperhatikan, terutama konsistensi warna, zoom jarak jauh, flare, dan perbedaan kecerahan preview.
(seo)






























