Logo Bloomberg Technoz

Antrean iPhone 18 Mengular, Analis Soroti Ketimpangan Daya Beli

Muhammad Fikri
18 October 2026 19:00

Pengunjung berada di gerai penjualan iPhone 18 di Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung berada di gerai penjualan iPhone 18 di Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Antrean pembeli iPhone 18 Pro Series yang memadati sejumlah gerai di Jakarta pada Jumat (16/10/2026) menjadi sorotan di tengah tekanan daya beli masyarakat. 

Peneliti Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menilai fenomena tersebut menunjukkan konsumsi barang premium masih bertahan di kalangan masyarakat berpendapatan tinggi, sementara sebagian kelompok lain menghadapi tekanan ekonomi.

Di Digimap Grand Indonesia, Jakarta, antrean pembeli masih terlihat pada pukul 11.00 WIB. Keramaian serupa juga terjadi di Hello Store di pusat perbelanjaan yang sama. Mayoritas pengunjung datang untuk mengambil pesanan iPhone 18 Pro Series yang telah dipesan sebelumnya maupun membeli perangkat secara langsung.


Antusiasme konsumen juga terlihat di lokasi pengambilan pre-order iPhone 18 Pro Series di Royal Glasshouse, Park Hyatt, Jakarta. Di lokasi yang dikelola iBox, peritel produk Apple di bawah naungan Erajaya Swasembada, sempat terjadi ketegangan akibat perebutan urutan antrean. Situasi tersebut diduga berkaitan dengan kesempatan memperoleh hadiah MacBook Neo bagi konsumen yang berada di urutan pertama hingga kesepuluh.

Nailul mengatakan, fenomena tersebut tidak dapat dijadikan gambaran bahwa seluruh masyarakat masih memiliki daya beli yang kuat. Menurut dia, kemampuan membeli barang mahal masih dimiliki kelompok kelas atas dan menengah atas yang pendapatannya relatif lebih stabil.