Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

Penyebab IHSG Melemah Siang Hari Ini

Muhammad Julian Fadli
24 September 2026 13:30

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,06% di posisi 6.307 pada perdagangan Sesi I Kamis (24/9/2026), amblasnya saham–saham big caps jadi sebab, terutama saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) hingga saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC).

Sepanjang perdagangan IHSG terus–menerus terjerembab di tren pelemahan dengan penurunan yang bertambah dalam. Adapun rentang jual–beli terjadi pada area level 6.368 sampai dengan terendah 6.304.

IHSG Penutupan Sesi I pada Kamis 24 September 2026 (Bloomberg)

Adapun tren bearish IHSG disebabkan oleh harga minyak yang kembali menguat imbas kembali meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Pesan tegas dari Presiden Masoud Pezeshkian menyoroti masih luasnya kesenjangan antara kedua negara setelah berbulan-bulan perang di Timur Tengah.


Pelemahan IHSG juga tersengat sentimen pelemahan Bursa Wall Street di tengah lonjakan yield US Treasury bertenor 10 tahun yang menembus 5,11%, seiring meningkatnya kecemasan terhadap inflasi akibat tekanan harga minyak.

Perhatian investor juga tertuju pada peningkatan taruhan terhadap kenaikan suku bunga lebih lanjut dari Bank Sentral AS (Federal Reserve/The Fed), siklus pengetatan dinilai terjadi sesungguhnya, seperti yang dilaporkan Bloomberg News.