Mempertahankan BI Rate menjadi sentimen positif bagi pasar saham, terutama untuk saham yang sensitif terhadap suku bunga acuan, seperti perbankan.
Riset Panin Sekuritas menyebut keputusan BI Rate menguntungkan saham-saham perbankan besar yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Katalis lain yang dinilai akan jadi pendorong tambahan adalah penguatan efektivitas stabilisasi nilai tukar rupiah sekaligus mendukung upaya menjaga kecukupan likuiditas rupiah, hingga penguatan efektivitas implementasi Kebijakan Makroprudensial akomodatif untuk mendorong pertumbuhan kredit/pembiayaan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi dan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan.
Sentimen potensial tersebut ditujukan untuk memperkuat perekonomian dalam negeri, mendorong potensi penyaluran kredit serta mendukung penciptaan lapangan kerja. Berbagai kebijakan ini memberikan dorongan lebih bagi sejumlah bank besar.
Adapun empat saham bank besar yang diganjar predikat top buy dalam Ide Saham Trading versi Panin Sekuritas adalah BBRI, BBCA, BMRI, dan BBNI
Berikut pandangan pasar dan target harga keempat emiten tersebut, sebagaimana dirangkum dari Bloomberg:
BBRI
- Beli: 23 analis.
- Tahan: 9 analis.
- Jual: 1 analis.
Target harga 12 bulan ke depan: Rp3.856/saham.
Kevin Yudha Pratama, Analis Kiwoom Securities Co. Ltd, menyematkan rekomendasi buy/beli saham BBRI dengan target harga Rp4.000/saham. Yulinda Hartanto, Analis BNI Sekuritas, memberikan rekomendasi beli BBRI dengan target harga mencapai Rp4.500/saham.
BBCA
- Beli: 35 analis.
- Tahan: 2 analis.
- Jual: 0 analis.
Target harga 12 bulan ke depan: Rp8.157/saham.
Yap Swie Cu, Analis Yuanta, memberikan rekomendasi beli saham BBCA dengan target harga Rp9.200/saham. Lebih potensial, Erwin Wijaya dari Verdhana Sekuritas memberikan rekomendasi beli dengan target harga mencapai Rp10.100/saham.
BMRI
- Beil: 29 analis.
- Tahan: 6 analis.
- Jual: 4 analis.
Target harga 12 bulan ke depan: Rp5.221/saham.
Jayden Vantarakis, Analis Macquarie, menyematkan peringkat outperform kepada BMRI dengan target harga Rp5.240/saham. Victor Stefano, Analis BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), memberikan rekomendasi beli dengan target harga mencapai Rp6.200/saham.
BBNI
- Beli: 24 analis.
- Tahan: 9 analis.
- Jual: 2 analis.
Target harga 12 bulan ke depan: Rp4.384/saham.
Jeffrosenberg Chenlim, Analis Maybank Investment Banking Group, memberikan rekomendasi beli pada saham BBNI dengan target harga mencapai Rp4.800/saham. Ferry Wong, Analis Citi, memberikan rekomendasi beli dengan target harga Rp5.400/saham.
Disclaimer: Artikel ini bukan ajakan dari Bloomberg Technoz untuk membeli saham tertentu. Semua risiko investasi yang dilakukan investor menjadi tanggungjawab secara mandiri.
(fad/aji)




























