Logo Bloomberg Technoz

Pergerakan harga emas Antam sejalan dengan harga emas dunia yang juga kembali melorot. Harga emas diperdagangkan di sekitar US$4.340/troy ounce, setelah mengalami penurunan selama tiga pekan berturut-turut. 

Terpangkasnya harga emas dipicu oleh ekspektasi kenaikan Fed Fund Rate sebesar 25 basis poin (bps) pada pekan ini. 

Data inflasi Amerika Serikat (AS) meningkatkan ekspektasi pengetatan suku bunga The Fed. Berdasarkan CME FedWatch, ada peluang sekitar 86,2% bahwa bank sentral AS akan menaikkan suku bunga. Padahal, sebelum data inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI) dirilis Jumat lalu, peluangnya baru sekitar 70%. 

Tingkat inflasi berada di 3,4% pada Agustus, sesuai ekspektasi analis dan ekonom. Angka ini juga stagnan dari posisi inflasi Juli. Tapi, inflasi umum meningkat pada Agustus jadi 0,4%, dari posisi Juli hanya 0,07% akibat kenaikan harga minyak. Begitu juga dengan inflasi inti naik dari posisi Juli. 

Tingkat inflasi berada di 3,4% pada Agustus, sesuai ekspektasi analis dan ekonom. Angka ini juga stagnan dari posisi inflasi Juli. Tapi, inflasi umum meningkat pada Agustus jadi 0,4%, dari posisi Juli hanya 0,07% akibat kenaikan harga minyak. Begitu juga dengan inflasi inti naik dari posisi Juli. 

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas menjadi kurang menguntungkan saat suku bunga tinggi.

(dsp)

No more pages