Bursa Saham AS Drop Imbas Kecemasan AI, Harga Minyak Naik
News
14 September 2026 06:50

Matthew Burgess dan Anand Krishnamoorthy-Bloomberg News
Bloomberg, Bursa saham dan indeks saham Amerika Serikat melemah setelah perusahaan-perusahaan besar di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) menyerukan perlambatan pengembangan teknologi tersebut. Kabar yang memicu kekhawatiran terhadap sektor yang telah menjadi pendorong kenaikan pasar saham tahun ini. Harga minyak naik.
Nasdaq 100 yang didominasi saham teknologi turun lebih dari 1%, sementara kontrak berjangka Indeks S&P 500 turun 0,5%. Produsen semikonduktor dan saham-saham terkait AI lainnya kemungkinan akan menghadapi tekanan terbesar pada awal perdagangan Senin, sementara investor menilai apakah pendekatan yang lebih hati-hati dalam mengembangkan model-model canggih akan membebani laba.
Pada bagian lain, harga minyak mentah Brent naik 2,8% menjadi US$107,55 per barel setelah Arab Saudi menutup pipa minyak utama akibat serangan drone dan pertemuan yang direncanakan antara Iran dan negara-negara Teluk ditunda.
Harga minyak sempat turun pada hari Jumat, yang turut mendorong reli di Wall Street meskipun inflasi AS lebih tinggi dari perkiraan, yang memperkuat spekulasi bahwa bank sentral Amerika atau Federal Reserve (Fed) mungkin akan menaikkan suku bunga minggu ini.






























