Saham MGLV telah menguat 575% ke level Rp14.850 per saham year-to-date. Malahan, saham yang sebelumnya bernama PT Panca Wisesa Anugerah Tbk itu telah menguat 1.314% secara tahunan.
Reli saham MGLV itu terjadi selepas Glenn Sugita dan Suriyanto mengambil alih Panca Wisesa Anugerah yang awalnya bergerak pada bisnis perangkat interior hunian mewah.
Di tangan bos persib itu, MGLV kini fokus pada bisnis high-density data center dan infrastruktur layanan cloud computing, AI serta kebutuhan infrastruktur digital lainnya.
Pergantian fokus bisnis itu bermula saat PT Nextier Datamate Center mengakuisisi 78,74% saham MGLV yang dimiliki PT Trijaya Wisesa Makmur (TJM) pada Februari 2026.
Belakangan, afiliasi Boy Thohir masuk sebagai pemegang saham minoritas MGLV setelah diambil alih Glenn Sugita.
Boy Thohir memegang sekitar 7,11% saham MGLV lewat Trinugraha Thohir Harmoni (4,86%) dan Trinugraha Thohir (2,25%).
Investor institusi lain yang ikut menghimpit saham MGLV di antaranya Andromeda Technology Investama sebesar 2,52%, Celera Makmoer Indonesia sebesar 2,2%, Prima Andalan Mndiri 1,87%, FTG Asset maangement 1,72%, Mandala Timur Invesrindo sebesar 1,68%, Citibank sebesar 1,23% dan Bank of Singapore sebesar 1,23%.
(naw)





























