Meskipun indikator inflasi utama sesuai dengan perkiraan, angkanya masih jauh di atas target The Fed.
Nvidia menyatakan bahwa pendapatan perusahaan pada periode berjalan akan mencapai US$108 miliar, dengan margin kesalahan plus-minus 2%.
Walaupun rata-rata estimasi analis berada di angka $105,2 miliar, beberapa proyeksi bahkan melampaui US$110 miliar, menurut data yang dihimpun oleh Bloomberg.
Sementara itu, karena investor tetap sensitif terhadap faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga, data ekonomi terbaru bukanlah hal yang mereka harapkan, menurut Ellen Zentner dari Morgan Stanley Wealth Management.
Data tersebut belum cukup untuk mengubah arah keputusan dalam pertemuan The Fed bulan September, namun jika data-data berikutnya menunjukkan tren serupa, para pengambil kebijakan mungkin akan merasakan tekanan lebih besar untuk mengambil tindakan nyata, catat Zentner.
Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi atau personal consumption expenditures (PCE) inti yang tidak mencakup komponen makanan dan energi naik 3,3% pada bulan Juli dibandingkan tahun sebelumnya.
Data terpisah menunjukkan ekonomi AS tumbuh sebesar 1,5% pada kuartal kedua, meskipun rincian data menunjukkan belanja konsumen dan investasi bisnis yang lebih kuat daripada laporan awal.
"Tantangannya semakin jelas: tingkat inflasi masih terlalu tinggi untuk dianggap aman, dan investor akan memantau apakah Ketua The Fed Kevin Warsh akan memanfaatkan pidatonya di Jackson Hole pada hari Jumat untuk membahas rencana pengambil kebijakan dalam mengembalikan inflasi ke target jangka panjang The Fed," ujar Bret Kenwell dari eToro.
(bbn)



























