BNPB mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang masih dapat terjadi. Masyarakat hendaknya melakukan evakuasi ke lokasi yang lebih aman sesuai instruksi petugas di lapangan dan menghindari bangunan dan benda yang rawan roboh seperti tiang listrik dan papan reklame.
Gempa Simalungun ini menjadi gempa bumi berkekuatan besar kedua yang terjadi di wilayah Indonesia. Pada pukul 04.58 WIB, gempa bumi tercatat terjadi di Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur dengan kekuatan M7,7. Gempa yang berlangsung cukup lama di beberapa kabupaten ini kemudian merusak ratusan rumah, bangunan, dan fasilitas umum.
Berdasarkan data terakhir BNPB, gempa bumi di NTT pun telah menyebabkan 47 orang meninggal dunia dan ratusan orang lainnya mengalami luka-luka.
(prc/frg)




























