Logo Bloomberg Technoz

Kehadiran Airbus A380-800 menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas internasional Indonesia sekaligus menegaskan kesiapan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam melayani pesawat kategori ICAO Aerodrome Reference Code 4F (Code F).

Sementara itu, General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, melaporkan seluruh persiapan telah dilakukan secara menyeluruh bersama regulator, maskapai, dan seluruh pemangku kepentingan. 

"Kami telah memastikan seluruh aspek operasional, mulai dari kesiapan infrastruktur sisi udara dan sisi darat, prosedur pelayanan, hingga koordinasi bersama regulator, AirNav Indonesia, ground handling, serta seluruh stakeholder terkait berjalan optimal,” ujarnya.  

Sebagai bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia, Bandara Internasional Soekarno-Hatta memiliki tiga landasan pacu (runway) sebagai penunjang operasional penerbangan.  Dua di antaranya, yakni runway berukuran 3.660 meter x 60 meter dan 3.600 meter x 60 meter, telah memenuhi persyaratan untuk melayani pesawat kategori ICAO Aerodrome Reference Code F.  

Infrastruktur ini didukung oleh jaringan paralel taxiway, apron, serta berbagai fasilitas terminal yang telah disiapkan untuk mendukung operasional pesawat berbadan lebar, termasuk Airbus A380-800. 

Pada operasional perdananya, Airbus A380-800 Emirates akan dilayani di Contact Stand G26. Terminal 3 yang telah dipersiapkan untuk mengakomodasi pesawat kategori Code F. 

Kesiapan operasional juga didukung oleh penyediaan ground support equipment (GSE) khusus, seperti aircraft towing tractor untuk Airbus A380-800, high lift loader, belt conveyor loader, container dollies, dan pallet dollies, sehingga seluruh proses pelayanan pesawat dapat berjalan secara optimal.

(mfd)

No more pages