Setelah itu, presiden akan mengajukan satu atau sejumlah nama sebagai calon gubernur BI ke DPR untuk melalui proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test. Pada beberapa proses terakhir, presiden memang kerap hanya mengajukan satu nama.
"Kayaknya gimana [kinerja Desrty]? Oke? Terserah DPR nanti ya kira-kira," ujar Prabowo.
Profil Destry Damayanti
Destry lahir di Jakarta pada 1963. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia, kemudian melanjutkan studi dan memperoleh gelar Master of Science in the Field of Regional Science dari Cornell University, New York, Amerika Serikat.
Karier profesional Destry dimulai sebagai Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada 2000–2003. Setelah itu, ia menjadi peneliti sekaligus dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005–2006.
Destry kemudian bergabung dengan Mandiri Sekuritas sebagai Chief Economist, sebelum dipercaya menjabat Chief Economist Bank Mandiri pada periode 2011–2015.
Pada 2014–2015, ia juga memimpin Economic Task Force di bawah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kariernya berlanjut sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk masa jabatan 2015–2019.
Destry resmi menjabat Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019 yang diterbitkan pada 29 Juli 2019. Ia mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2019 dan kemudian kembali memperoleh persetujuan DPR untuk melanjutkan masa jabatannya sebagai Deputi Gubernur Senior BI.
Hingga pada akhirnya, pada Senin (27/7/2026) Destry ditunjuk menggantikan Perry sebagai Pjs Gubernur BI usai pengunduran diri Perry.
(dov/frg)






























