Trump sebelumnya telah menyampaikan kekhawatirannya mengenai potensi penjualan senjata Tiongkok ke Iran selama perang berlangsung. Pada bulan April, dia mengatakan bahwa Xi menyampaikan melalui sebuah surat kepadanya bahwa Beijing tidak menyediakan senjata untuk Iran. Tiongkok tidak mengirimkan senjata secara langsung ke Iran, tetapi menyediakan teknologi guna ganda (dual-use technology).
Menurut Reuters, pengiriman sistem pertahanan udara portabel tersebut akan transit melalui Pakistan menuju Iran, meskipun laporan tersebut tidak memperjelas apakah pengiriman dilakukan melalui jalur udara atau darat. Kementerian Luar Negeri Tiongkok sebelumnya membantah laporan Reuters tersebut dan menyebutnya "tidak berdasar."
Trump sebelumnya telah mengancam akan mengenakan tarif 50% pada barang-barang dari negara-negara yang menyuplai senjata ke Teheran, sebuah langkah yang dapat merusak hubungan ekonomi AS-Tiongkok jika benar-benar diterapkan. Secara lebih luas, perang Iran telah menjadi beban bagi hubungan antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia tersebut, dengan penutupan Selat Hormuz yang mengganggu arus energi ke Tiongkok, yang merupakan pelanggan utama minyak Iran.
(bbn)





























